oleh hanif sofyan-acehdigest
Selat Malaka, selat paling legendaris dalam kisah kesejarahan Kerajaan Aceh Darussalam. Bandar Laut Malaka-nya kemudian menjadi titik mula sejarah kejayaan Jalur Rempah Nusantara, sekaligus menjadi titik persinggungan konflik dengan kolonial Portugis dan Belanda. Tome Pires, seorang petualang Portugis yang menulis jurnal perjalanannya pada tahun 1515 berujar, “Semua kontak dagang antarbangsa dan segala urusan perniagaan harus dilakukan di Kota Malaka. Siapa pun yang menguasai Kota Malaka pasti bisa mengalahkan kehebatan Venesia”.



