Oleh Kamarullah-opini serambi indonesia
SEDIKIT mengelitik pikiran saya ketika membaca opini Otto dan Yuswar (Serambi Indonesia, 19 April 2012), kendati kedua penulis yang berasal dari Fakultas Pertanian Unsyiah tersebut coba membangunkan kita semua dengan berbagai pandangan yang bersifat kritis, yang sejatinya untuk memperbaiki Unsyiah yang lebih baik.
Walaupun terlihat agak emosional dari kedua tulisan tersebut dan apa yang dituliskannya seperti ada kesenjangan isu tentang Prof Darni “sudah jatuh tertimpa tangga” (meminjam frasa Prof Yuswar), fenomena ini berbeda dengan yang disampaikan Otto yang memberikan pemikiran cerdas tentang perselisihan rektor Unsyiah, walaupun sedikit nyeleneh “Unsyiah: Kucing dan Ayam Jago), sampai-sampai dua opini tersebut menjadi booming yang dipopuliskan melalui posting ke mailist Jambo Unsyiah dan Green Aceh.
Pada kesempatan ini, saya tidak terlalu panjang menguraikan mukadimah mereka, namun lebih fokus menyoal kembali tentang perdebatan tentang posisi Rektor Unsyiah. Untuk substansi yang terurai ini merupakan hasil investigasi dan advokasi yang saya lakukan sejak diberitakan “Darni Dicopot dari Rektor Unsyiah” yang menjadi headline berita koran Serambi Indonesia, 29 Maret 2012.
Setelah mempelajari beberapa dokumen yang terkait, saya sebagai pemerhati kampus melihat ada semacam “kudeta” dengan memanfaatkan potensi dan posisi Prof Darni yang maju sebagai calon Gubernur Aceh dan sedang dibebaskan dari tugas fungsional di Unsyiah. Kedua hal tersebut telah menjadi senjata bagi orang-orang yang berkepentingan untuk merebut kekuasaan di “kerajaan Unsyiah”, dengan SK Mendikbud No.137/MPK.A4/KP/2012 sebagai senjata ampuh untuk melegitimasi Prof Samsul Rizal sebagai Guru Besar Fakultas Teknik dan Pembantu Rektor I menjadi Rektor Unsyiah defenitif yang dipilih secara aklamasi melalui Rapat Senat pada 12 April 2012.
SK No. 15816/A4.2/KP/2012 versus SK No. 137/MPK.A4/KP/2012
Sekilas secara hukum apabila diperlihatkan kita baca dua SK tersebut kepada siapa pun akan muncul dibenaknya bahwa Prof Darni sudah diberhentikan dari Rektor Unsyiah dan mengapa harus ada gona-gini lagi memperjuangkan kembali menjadi Rektor Unsyiah, ternyata Prof Darni dengan kesibukannya berkampanye dimanfaatkan Prof Samsul Rizal untuk memperjuangkan SK PJS ke Mendikbud. Padahal, dalam statuta Unsyiah dinyatakan bahwa jika Rektor Berhalangan secara otomatis semua aktivitas universitas dikendalikan oleh Pembantu Rektor I.
Kejadiannya menurut investigasi saya sangat menyolok dan jarang terjadi ketika PR 1 harus menjadi motor bagi rekan penjabat lain memperjuangkan legitimasi secara hukum ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan mengangkangi Statuta Unsyiah untuk mengurus Pejabat Sementara Unsyiah sekaligus mengangkangi SK No. 15816/A4.2/KP/2012 yang bersifat Rahasia sesuai dengan maklumat yang tertera pada SK tersebut. Saya sebut mengangkangi karena SK yang bersifat rahasia tersebut beredar bebas di Fakultas Teknik Unsyiah.
Menurut amatan saya, bahwa yang ditanda tangani oleh Sekjen atas nama Mendikbut SK No. 15816/A4.2/KP/2012 sudah merepresentasikan dari surat permohonan Prof Darni No. 0692/UN11/KP/2012 tentang “Permohonan Pengunduran Diri dari Jabatan Negeri (Jabatan Fungsional) Sementara” yang didasari dari hasil pertemuan sebelumnya dengan tim Irjen Kemendikbud saat berkunjung ke Unsyiah pada 15 Februari 2012 dan pertemuan Mendikbud, Dirjen Dikti, dan Rektor Unsyiah pada 11 Februari 2011 di Jakarta.
Acuan lainnya yang sempat saya investigasikan adalah permohonan Prof Darni sudah sesuai dengan hasil pleno KIP Aceh yang menyatakan tidak harus mundur dari jabatan Rektor Unsyiah karena tidak bertentangan dengan aturan hukum dan undang-undang yang berlaku, juga diperkuat oleh Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara No. 10 tahun 2005 tanggal 29 April 2005. Pasal 2, 3, 4, dan 5, inti dari substansi risalah hukum tersebut ‘jika tidak terpilih menjadi calon (gubernur) kepala daerah dapat dikembalikan kepada posisi semula.
Amatan saya pula menurut Keppres No.9 Tahun 2001 tentang tunjangan dosen bahwa pada Pasal 2 yang menyebutkan bahwa selain melaksanakan Tri Darma perguruan tinggi, dosen dapat diberi tugas tambahan memimpin perguruan tinggi sebagai rektor, pembantu rektor, dekan, pembantu dekan, ketua sekolah tinggi, pembantu ketua, direktur politeknik, direktur akademi, dan pembantu direktur kemudian dipertegas lagi SE Depkeu RI Dirjen Pembedaharan No. SE-84/PB/2007 pada poin 2 dan 3.
Kemungkinan atas dasar itu pula surat permohonan Prof Darni untuk tidak meminta pemberhentian dari jabatan rektor, karena itu dianggap tugas tambahan yang melekat pada setiap dosen yang memiliki kesempatan itu. Lahirnya SK No.137/MPK.A4/KP/2012 (SK 2) 29 Maret 2012 yang menggantikan SK No. 15816/A4.2/KP/2012 (SK 2) tanggal 13 Maret 2012.
Suatu aspek penting yang dapat diambil contoh ketika Irwandi terpilih menjadi Gubernur Aceh 2007-2012. Segala sesuatu yang menyangkut pemberhentian dari jabatan organik sebagai dosen FKH Unsyiah, dilakukan setelah Beliau dilantik menjadi Guberbur Aceh pada 8 Februari 2007 yang dimulai dari surat permohonan Sekda Aceh ke Rektor Unsyiah, Surat permohonan dari FKH Unsyiah ke Rektor Unsyiah, dan Surat Rektor Unsyiah ke Sekjen Kemendiknas.
Bukti kuat ini setidaknya menjadi catatan penting untuk kembali melihat keberadaan Prof Darni maju sebagai calon Gubernur Aceh dengan latar belakang yang sama sebagai dosen di Unsyiah, sehingga asumsi ini dapat kita sederhanakan bahwa keberadaan segala sesuatu yang menyangkut status rektor dan fungsional sebagai profesor harus mundur atau tidak, setelah ada keputusan KIP tentang calon yang terpilih.
Hal ini diperkuat dengan hasil plono KIP Aceh bahwa Prof Darni dapat mengusulkan pemberhentian dari rektor kalau terpilih menjadi Gubernur Aceh. Baik Irwandi Yusuf dan Prof Darni, proses hukum dan aturan yang diembankan kepada mereka menggunakan aspek hukum dan aturan yang sama, sehingga saya menganggap ada kelainan penilaian oleh oknum pejabat Unsyiah dalam mengusulkan Prof Samsul sebagai Rektor Unsyiah yang defenitif, sekalipun masih menjadi persengketaan.
Uraian tersebut sedikit tidaknya memberikan informasi seimbang kasak-kusuk siapa Rektor Unsyiah, sehingga perlu pencerdasan lebih arif memaknai substansi dari kasak-kusuk tersebut, dengan harapan pihak yang berkepentingan dalam hal ini Mendikbud harus arif untuk meninjau kembali dua SK tersebut sekaligus Rapat Senat Unsyiah tanggal 12 April 2012, karena kalau tidak ditinjau ulang akan menjadi masalah serius kelanjutan Unsyiah ke depan.
Sehubungan dengan itu, ada beberapa hal yang dapat dijadikan referensi, antara lain: Pertama, mengevaluasi kembali SK No. 137/MPK.A4/KP/2012 dan alasan mencabut SK No. 15816/A4.2/KP/2012, sehingga diharapkan akan ada pencerahan bagi siapa pun yang terlibat dalam konflik regulasi tersebut. Kedua, mengevaluasikan kembali hasil rapat senat Unsyiah tanggal 12 April 2012, karena di samping melanggar statuta Unsyiah juga terjadi penipuan substansi perihal undangan dan tatacara pemilihan rektor Unsyiah.
Ketiga, Kemendikbud untuk tidak membiarkan kasus ini berlarut dan melakukan rapat koordinasi antara Mendikbud, Prof Darni dan Prof Samsul atau pihak yang terlibat dalam kasus ini, sehingga akan ada temuan berharga sebagai penentu baik-buruknya Unsyiah ke depan. Dan, keenam, berani menyampaikan hal yang sebenarnya terkait polemik soal jabatan Rektor Unsyiah, dan tidak mengkebirikan isu yang benar untuk kepentingan kelompok guna menguasai “kerajaan Unsyiah”. Salam!.
Label
#
(2)
100 buku
(1)
1001 Cerita membangun Indonesia
(1)
2016
(1)
2019 prabowo presiden
(1)
2019 tetap jokowi
(1)
2020
(1)
2021
(2)
21 tahun
(1)
21 wasiat Sultan untu Aceh
(2)
49 tahun IAIN Araniry
(2)
99 buku
(1)
a ceh bahan buku
(1)
Abu Mudi
(1)
aceh
(11)
Aceh Barat
(2)
aceh digest
(1)
aceh history
(2)
aceh kode
(2)
aceh kopi
(1)
Aceh Singkil
(1)
aceh tengah
(3)
Aceh Tourism
(2)
Adat Aceh
(3)
agama
(25)
Air Bersih
(2)
aisya
(1)
Alue Naga
(1)
amazon
(1)
aminullah
(1)
anehnya negeriku indonesia
(3)
anggaran nanggroe aceh
(1)
anies
(1)
APBA
(6)
apresiasi serambi indonesia
(1)
arsip
(1)
artikel hanif
(74)
artikel kompas
(1)
artikel nabil azra
(3)
artikel rini
(4)
Artikel Serambi
(9)
artikel serambi-tokoh sastra melayu
(2)
artikel Tanah Rencong
(1)
artikel trans89.com
(1)
artikel/opini Modus Aceh
(1)
arundati roy
(1)
asia
(1)
asuransi
(2)
atlas of places
(1)
australia
(1)
Ayam
(1)
bacaan hari raya
(1)
bahan buku
(106)
bahan buku aceh
(1)
bahan buku kolaborasi
(2)
bahan buku.
(12)
bahan tulisan
(1)
bahana buku
(1)
bahasa
(2)
Banda Aceh
(1)
Bank Aceh syariah
(1)
Bank syariah Indonesia
(1)
batu
(1)
bawaslu
(1)
bencana alam
(7)
bendera dan lambang
(1)
Berbagi
(1)
berita nabil
(1)
berita serambi
(1)
berkeadilan
(1)
BHR
(1)
Bie Da Rao Wo Zhong Tian
(1)
bill gates
(2)
Bioscoop
(1)
Bioskop
(1)
birokrasi
(1)
birokrasi politik
(1)
Blogger Competition 2017
(1)
Blogger Indonesia
(1)
BMA 2023
(3)
Bola Kaki
(1)
book
(1)
BP2A
(1)
BPBA
(1)
BSI
(1)
budaya
(83)
budaya aceh
(12)
budaya massa
(1)
budaya tradisional
(2)
bukit barisan
(1)
buku
(7)
buku covid anak
(1)
Buku kapolri
(1)
bulkstore
(2)
bullying
(1)
bumi
(2)
bumi kita
(1)
bumi lestari
(2)
bumiku satu
(1)
Buyakrueng tedong-dong
(1)
cadabra
(1)
cerdas
(1)
cerita
(2)
cerpen
(2)
child abuse
(1)
climate change
(3)
Connecting Happiness
(3)
ConnectingHappiness
(1)
Cormoran Strike
(1)
Corona
(1)
corona virus19
(2)
covid
(1)
Covid-19
(1)
covid19
(9)
CSR
(1)
cuplikan
(1)
Cut Nyak Dhien
(1)
dakwah kreatid
(2)
Dana Hibah
(2)
dara baroe
(1)
Data
(1)
dayah
(4)
De Atjehers
(1)
demam giok
(1)
Democrazy?
(5)
demokrasi
(10)
demokrasi aceh
(6)
diaspora
(1)
dinasti politik
(3)
diplomasi gajah
(1)
Ditlantas Meupep-pep
(1)
diva
(1)
DKPP
(1)
Don’t Disturb Me Farming
(1)
DPRA
(1)
dr jeckyl
(1)
Drama
(1)
drive book not cars
(2)
dua tahun BSI
(1)
Dusun Podiamat
(1)
earth hour
(2)
earth hour 2012
(2)
ekonmi islam
(1)
Ekonomi
(52)
Ekonomi Aceh
(51)
ekonomi biru
(1)
ekonomi Islam
(7)
ekonomi sirkular
(2)
ekoomi
(1)
Ekosistem kopi
(1)
eksport import
(1)
Elizabeth Kolbert
(1)
essay
(1)
essay keren
(1)
essay nabil azra
(1)
falcon
(1)
fiksi
(1)
Film
(6)
Film animasi
(1)
film china
(1)
film cina
(1)
film drama
(3)
Film jadul
(1)
film lawas
(1)
filsafat
(2)
fir'aun
(1)
forum warga kota
(1)
forum warung kopi
(2)
FOTO ACEH
(2)
fourth generation university
(2)
GAIA
(1)
gajah sumatera
(1)
gam cantoi
(2)
gambar
(1)
ganjar
(1)
Garis Wallacea
(1)
garis Weber
(1)
Gas Terus
(1)
GasssTerusSemangatKreativitasnya
(1)
gempa
(2)
gender
(3)
generasi manusia
(1)
germs
(1)
gibran. jokowi
(1)
Gillian Rubinstein
(1)
god
(1)
goenawan mohamad
(1)
gramedia
(1)
groomer
(1)
grooming
(1)
gubernur
(2)
guiness book of record
(1)
guru
(1)
guru blusukan
(1)
guru kreatif
(1)
guru milenial
(1)
H. Soeprapto Soeparno
(1)
hacker cilik
(1)
Hadih Maja
(1)
Halodoc
(1)
Halue Bluek
(1)
hanibal lechter
(1)
hanif sofyan
(7)
hardikda
(1)
hari Air Sedunia
(3)
hari bumi
(2)
Hari gizi
(1)
hari hoaxs nasional
(2)
harry potter
(1)
hasan tiro
(1)
hastag
(1)
hemat energi
(1)
herman
(1)
Hikayat Aceh
(2)
hoaks
(2)
hoax
(2)
hobbies
(1)
hoegeng
(1)
HUDA
(1)
hukum
(3)
humboldtian
(1)
hutan indonesia
(5)
ibadah
(1)
ide baru
(1)
ide buku
(2)
idelisme
(1)
ideologi
(1)
idul fitri 2011
(1)
iklan
(1)
Iklan Bagus
(2)
indonesia
(4)
Indonesia city Expo 2011
(1)
industri
(1)
inovasi
(1)
Inovasi Program
(1)
intat linto
(1)
intermezo
(5)
internet dan anal-anak
(1)
investasi
(2)
investasi aceh
(1)
Iran
(1)
isatana merdeka
(1)
Islam
(1)
islam itu indah
(3)
Islamic banking
(1)
ismail bolong
(1)
Ismail Fahmi Lubis
(1)
IT
(4)
jalur Rempah
(2)
Jalur Rempah Dunia
(2)
Jalur rempah Nusantara
(2)
jeff bezzos
(1)
Jejak Belanda di Aceh
(1)
jepang
(1)
jk rowling
(2)
JNE
(5)
JNE Banda Aceh
(1)
JNE33Tahun
(1)
JNEContentCompetition2024
(1)
joanne kathleen rowling
(1)
jokoei
(1)
jokowi
(1)
juara 1 BMA kupasi 2023
(1)
juara 1 jurnalis
(1)
juara 2 BMA kupasi
(1)
juara 3 BMA kupasi 2023
(1)
jurnal blajakarta
(1)
jurnal walisongo
(1)
jurnalisme warga
(1)
kadisdik
(1)
kaki kuasa
(1)
kalender masehi
(1)
kambing hitam
(1)
kampanye
(1)
kampus unsyiah
(4)
kamuflase
(1)
karakter
(1)
kasus kanjuruhan
(1)
kasus sambo
(1)
kaya
(1)
KBR
(1)
kebersihan
(1)
Kebudayaan Aceh
(7)
Kebumen
(1)
kedai kupi
(1)
kedai-kopi
(1)
Kedokteran
(1)
kedokteran Islam
(1)
kejahatan anak
(1)
kejahatan seksual anak
(1)
kekuasaan.
(1)
kelas menulis SMAN 5
(4)
kelautan
(4)
keluarga berencana
(1)
Keluarga Ring Of Fire
(1)
kemenag
(1)
kemiskinan
(2)
kemukiman
(2)
kepemimpinan.
(2)
kepribadian
(1)
Kepribadian Muslim
(1)
kerajaan Aceh
(2)
kerja keras
(1)
kesehatan
(13)
kesehatan anak
(4)
keuangan
(1)
keuangan aceh
(1)
khaled hosseini
(1)
Khanduri Maulod
(1)
khutbah jumat
(1)
king maker
(1)
kirim naskah
(1)
Kisah
(1)
Kisah Islami
(1)
kite runner
(1)
KKR
(2)
KoescPlus
(1)
koleksi buku bagus
(4)
koleksi foto
(2)
Koleksi Kontribusi Buku
(1)
koleksi tulisanku
(2)
kolom kompas
(1)
kolom kompas hanif sofyan
(2)
kolom tempo
(2)
kompetensi siswa
(1)
Komunikasi
(1)
komunitas-serambi mihrab
(1)
konsumerisme
(1)
Kontribusi Hanif Sofyan untuk Buku
(3)
Kopi
(2)
kopi aceh
(5)
kopi gayo
(2)
kopi gayo.kopi aceh
(1)
kopi libri
(1)
Korupsi
(7)
korupsi di Aceh
(4)
kota masa depan
(1)
kota yang hilang
(1)
KPK
(2)
KPU
(1)
kredo
(1)
kriminal
(1)
krisis air
(2)
ku'eh
(1)
Kuliner Aceh
(2)
kultum
(2)
kupasi
(1)
kurikulum 2013
(1)
kwikku
(1)
Labschool UIN Ar Raniry Banda Aceh
(1)
lain-lain
(1)
lalu lintas
(1)
lambang dab bendera
(4)
laut
(1)
Laut Aceh
(1)
Laut Biru
(1)
lebaran 2025
(1)
legenda
(1)
Li Zhuo
(1)
lian hearn
(1)
Library
(1)
Library Gift Shop
(2)
lifestyle
(1)
limapuluah koto
(1)
Lin Xian
(1)
lincah
(1)
Lingkungan
(42)
lintho
(1)
listrik aceh
(1)
LNR
(1)
Lomba artikel 2016
(4)
Lomba blog 2016
(1)
lomba blog unsyiah 2018
(1)
Lomba Blogger Unsyiah
(2)
lomba JNE
(1)
lomba mneulis asuransi
(1)
LSM-NGO
(3)
M nasir Fekon
(1)
Maek
(1)
maekfestival
(1)
magazine
(1)
makam
(1)
malcom gladwell
(1)
manajemen
(2)
manipulatif
(1)
manusia
(2)
marginal
(1)
Masyarakat Urban.
(1)
Mauled
(1)
maulid
(2)
Maulod
(1)
Media
(1)
megawati
(1)
Melinjo
(1)
Memberi
(1)
menhir
(1)
Menyantuni
(1)
mesjid baiturahman
(2)
Meulaboh
(1)
MH Amiruddin
(1)
migas
(1)
mimbar jum'at
(1)
minangkabau
(1)
Misbar
(1)
misi
(1)
mitigasi bencana
(5)
molod
(1)
moral
(1)
More Than Just A Library
(2)
motivasi
(1)
MTSN 4 Labschool UIN Ar Raniry
(1)
MTSN4 Banda Aceh
(1)
mukim
(2)
mulieng
(1)
museum
(2)
museum aceh
(2)
Museum Tsunami Aceh
(4)
music
(1)
Music show
(1)
musik
(1)
muslim produktif
(1)
musrenbang
(1)
Nabi Muhammad
(2)
naga
(1)
nagari seribu menhir
(1)
narkotika
(1)
naskah asli
(3)
Naskah Kuno Aceh
(2)
Negeri rempah terbaik
(1)
nelayan
(1)
new normal
(1)
Nina Fathdini
(1)
novel
(1)
Nubuah
(1)
Nusantara
(1)
off road
(1)
olahraga
(2)
one day one surah
(1)
opini
(5)
opini aceh tribun
(2)
opini analisadaily.com
(1)
opini bebas
(1)
Opini di lentera
(1)
opini hanif
(1)
opini hanif di serambi indonesia
(4)
opini hanif sofyan
(1)
Opini Hanif Sofyan di Kompas.id
(1)
opini hanif sofyan di steemit
(1)
opini harian aceh
(4)
Opini Harian Waspada
(1)
opini kompasiana
(2)
opini lintas gayo
(11)
opini lintas gayo com
(1)
opini LintasGayo.co
(2)
opini majalah tanah rencong
(1)
opini nabil azra
(1)
opini rini wulandari
(1)
opini serambi
(43)
opini serambi indoensia
(4)
opini serambi indonesia
(169)
opini siswa
(4)
opini tabloid lintas gayo
(5)
opini tempo
(1)
otsus
(1)
OYPMK
(1)
pandemi
(1)
pandemi covid-19
(9)
papua
(1)
Pariwisata
(3)
pariwisata aceh
(1)
parlemen aceh politik aceh
(8)
pawang
(1)
PDAM
(1)
PDIP
(1)
pelosok negeri
(1)
Peluang Pasar
(1)
pemanasan global. green energy
(1)
pembangunan
(29)
pembangunan aceh
(1)
pemerintah
(4)
pemerintahan
(1)
pemilu 2014
(5)
pemilu pilkada
(1)
pemilukada
(9)
Pemilukada Aceh
(14)
penddikan
(2)
pendidikan
(29)
pendidikan Aceh
(27)
penjahat kambuhan
(1)
penyair aceh
(1)
Penyakit kusta
(1)
Perbankan
(3)
perbankan islam
(3)
perdamaian
(1)
perempuan
(8)
perempuan Aceh
(5)
perempuan dan ibu
(1)
perempuan dan politik
(2)
perikanan
(1)
perpustakaan
(2)
perputakaan
(1)
personal
(2)
personal-ekonomi
(1)
pertanian
(2)
perusahaan ekspedisi
(1)
perusahaan logistik
(1)
perwira tinggi polri
(1)
pesantren
(2)
Pesta Demokrasi
(1)
pidie
(1)
pileg
(1)
pileg 2019
(2)
pilkada
(14)
pilpres
(2)
pilpres 2019
(3)
pilpres 2024
(2)
PKK Aceh
(1)
plastik
(1)
PNS
(1)
polisi
(2)
polisi jahat
(1)
politik
(115)
politik aceh
(160)
politik indonesia
(3)
politik KPK versus korupsi
(4)
politik nasional
(4)
politis
(1)
politisasi
(1)
politk
(5)
Polri
(1)
polri presisi
(1)
popular
(1)
poster.
(1)
prabowo
(2)
prediktif
(1)
presiden
(1)
presiden 2019-2024
(1)
PRESISI POLRI
(1)
produktifitas
(1)
PROFIL
(1)
propaganda
(1)
psikologi
(2)
psikologi anak
(1)
psikologi pendidikan
(1)
psikologis
(1)
Pulo Aceh
(1)
PUSA
(2)
pustaka
(1)
qanun
(1)
qanun Anti rentenir
(1)
Qanun LKS
(2)
Qu Meng Ru
(1)
ramadan
(1)
ramadhan
(2)
Ramadhan 2011
(4)
ramadhan 2012
(2)
rawa tripa
(1)
recycle
(1)
reduce
(1)
reformasi birokrasi
(1)
religius
(1)
Resensi buku
(3)
Resensi Buku hanif
(2)
resensi film
(2)
resensi hanif
(2)
residivis
(1)
resolusi. 2021
(2)
responsibility
(1)
reuse
(1)
review buku
(1)
revolusi industri
(1)
robert galbraith
(1)
rohingya
(1)
Romansa
(1)
romantisme kanak-kanak
(1)
RPJM Aceh
(3)
RTRWA
(2)
ruang kelas
(1)
rujak u grouh apaloet
(1)
rumbia aceh
(1)
sains
(1)
Samalanga
(1)
sampah
(1)
satria mahardika
(1)
satu guru satu buku
(1)
satwa liar
(1)
secangkir kopi
(1)
sejarah
(9)
sejarah Aceh
(28)
sejarah Aceh.
(3)
sejarah dunia
(1)
sejarah-bahasa
(5)
sekda
(1)
sekolah
(1)
sekolah terpencil
(1)
selfie politik
(1)
Servant Leadership
(1)
setahun polri presisi
(1)
setapak perubahan
(1)
sigit listyo
(1)
sikoat
(1)
Sineas Aceh
(2)
Sinema Aceh
(2)
sinovac
(1)
situs
(1)
snapshot
(1)
sosial
(14)
sosiologi
(1)
sosiopat
(1)
SOSOK.TOKOH ACEH
(3)
spesies
(1)
statistik
(1)
Stigma
(1)
Stop Bajak Karya Online
(1)
sultan iskandar muda
(1)
sumatera barat
(1)
sustainable laundry
(1)
syariat islam
(7)
TA sakti
(1)
tahun baru
(2)
tambang aceh
(1)
tambang ilegal
(1)
tanah rencong
(1)
tantang IB
(1)
Tata Kelola pemerintahan
(4)
tata kota
(2)
TDMRC
(1)
Tehani Wessely
(1)
tehnologi
(5)
televisi
(1)
Tenaga kerja
(2)
terbit buku
(1)
the cucko'scalling
(1)
Thriller
(1)
timor leste
(1)
tips
(3)
tokoh dunia
(1)
tokoh kartun serambi
(2)
tradisi
(2)
tradisi aceh
(2)
tradisional
(1)
transparansi
(1)
tsunami
(9)
Tsunami Aceh
(9)
Tsunami story Teller
(2)
tuan hide
(1)
tukang obat
(1)
tulisan ringan
(1)
TUmbuh seimbang berkelanjutan bersama BSI
(1)
TV Aceh
(1)
tv dan anak-anak
(3)
uang haram
(1)
ujaran kebencian
(1)
ulama aceh
(7)
UMKM
(1)
Unsyiah
(2)
Unsyiah Library
(3)
Unsyiah Library Fiesta 2017
(3)
upeti
(1)
upeti jin
(1)
ureung aceh
(1)
vaksin
(2)
viral
(1)
visi
(1)
Visit Aceh
(2)
Visit Banda Aceh
(7)
Visit Banda Aceh 2011
(4)
walhi goes to school
(1)
wali nanggroe
(3)
walikota 2014
(1)
wanita Iran
(1)
warung kupi
(2)
wirausaha aceh
(1)
Wisata Aceh
(5)
wisata spiritual
(2)
wisata tematik jalur rempah
(1)
Yayat Supriyatna
(1)
youtube
(2)
YouTube YoYo English Channel
(1)
YPBB
(1)
zero waste
(2)
Zhuang Xiao Man
(1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar