by hans-acehdigest
Semuanya bermula dari istriku, ia sosok penting dalam hidupku. Mengapa 99 buku, apa relevansinya?. Ada banyak cara bersyukur, dan aku memilih untuk membuatkan istriku 99 buku. Aku niatkan setiap buku atas nama Tuhan, sebagai sebuah doa.
Harapanku sederhana, jika buku itu bisa memberi makna bagi orang lain, maka aku mendapat bayaran pahala, yang akan terus mengalir selama manfaat itu bisa dinikmati sebagai berkah buat sesama.
Dari sebuah nasehat indah, aku memulai langkah sederhana. "Jika kamu bukan sesiapa, juga bukan raja, maka menulislah, agar kamu dikenang waktu".
Maka aku akan memulai semuanya dengan lebih serius, apalagi sejak komitmen itu kuniatkan dalam ulang tahun istriku di tahun 2020 lalu. Semoga aku dikuatkan untuk menuntaskan niat baikku, terutama untuk istriku, anak-anak dan keluargaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar